Anganku tak pernah lepas dari kharismanya
Memukau bak mutiara disirami rem
bulan
Cahaya manapun tak mampu membendung pancarannya
Mulutnya berbisa
Meracuni kalbuku yang tertutup embun oleh dinginnya malam
Kau hadir kembali seperti rasi bintang yang pandai meramal
Namun aku terjatuh ke lumbung padi berduri
Sakit…!!! Apakah kau merasakan itu?
Kau tampak acuh
Aku makin sakit, tak sedikitpun kau tahu
Aku menjerit, kau tampak tak panik
Aku meronta, kau diam saja
Kini aku berontak, dan kau tinggalkan aku tanpa jejak
Sekejam itukah dirimu? Menitip angan pada zaman yang tak pernah kau hiraukan
mandirikost,220608,11.10wita
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar


hmmm,…
what’s d objek???
or WHO’S d OBJEK??
Siapa yang meninggalkanmu?
salam sapa’
nuru’
Siapa yang kejam?atau hatimu kali yang kejam memenjara jiwamu dalam kehampaan……….
hehehe…mungkin bener apa yg d katakan Musafir….
aku telah memenjarakan jiwaku dalam kehampaan ini…!!!
kasian!!!!